|

Rampas Tas, Pemuda Tewas Dikeroyok

JAKARTA, Newsistana.com – Nasib malang menimpa Hartono (30), akibat menganiaya korbannya hingga mengalami luka tusuk dan gagal mendapatkan tas yang dijambret, dirinya babak belur dan tewas mengenaskan dikeroyok sebagian warga yang terdiri atas para pemuda tanggung.

Dimalam minggu kelabu itu (09/06) pasangan suami istri (pasutri) Kasimo (50) dan Karminah (45) melintasi jalan sepi disekitar Perumahan Taman Palem Lestari, Cengkareng Timur, Jakarta barat. Tanpa disadari mereka, tiba tiba mucul seorang pemuda menyemprotkan saos kemuka pasangan suami istri ini sambil menarik tas yang sedang dikenakan Karminah hingga terjatuh dari motor yang sedang ditumpanginya.

Tak ingin tasnya yang berisi sayur mayur, rantang, HP, serta uang berjumlah sekitar sejuta rupiah, Karminah tetap mempertahankannya mati matian. walau matanya tak bisa melihat akibat pedih terkena semprotan saos dan harus menanggung nyeri ditubuhnya akibat terjatuh dari motor, tas itu tetap dipegangnya.

Karna Karminah tak juga kunjung melepaskan pegangannya, dengan membabi buta Hartono menusukan senjata tajam yang digenggamnya ke arah kedua tangan Karminah. Tidak tahan merasakan nyeri akibat luka tusuk dikedua tangannya dengan terpaksa Karminah melepaskan tas yang dipertahankannya sambil berteriak minta tolong agar didengar warga yang melintas di daerah itu.

Karna teriakan minta tolong pasutri ini, warga berhamburan berlari untuk meringkus serta mengeroyok Hartono yang saat itu mencoba lari menemui temannya yang telah menunggu diatas motor yang dalam keadaan menyala. Melihat darah yang bercucuran dari kedua tangan Karminah, warga semakin tak terkendali melakukan pemukulan hingga mengakibatkan Hartono tewas ditempat.

Ditemui dikediamanya minggu sore (10/06) di Rt.07/016 Kel Kapuk Kec. Cengkareng Jakbar, sambil menunjukan luka sayat pada kedua tangannya yang telah dijahit petugas medis RSUD Cengkareng. Dengan meringis menahan sakit Karminah yang didampingi suami tercinta, Kasimo, bercerita banyak tentang sial yang menimpa mereka di sabtu malam minggu itu. Menurut Kasimo, dirinya tidak pernah meiliki musuh ataupun sedang diincer incer orang yang hendak berbuat jahat terhadap mereka. ” Ini hanya kebetulan saja menimpa kami,” ujar ayah dari Saipul ini.

Menurut keterangan Kapolsek Cengkareng, Kompol. Rudi Reinhard, pelaku terbilang cukup berani dan nekat. Karena disaat pelaku melakukan aksinya itu, tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) sedang diadakan pasar malam dengan jumlah pengunjung yang cukup padat.

“Dalam keadaan babak belur, jenasah korban telah dibawa ke RSCM,” ujar Perwira Polisi yang telah lama menangani kasus kasus jatanras (kejahatan dengan kekerasan) di Polda Metro jaya ini.

Menurut Kapolsek Cengkareng kepada newsistana.com di ruangannya, minggu malam (10/06/2012). Dalam delapan wilayah kelurahan yang masuk dalam area wilayahnya, di wilayah kapuk lah yg paling tinggi tingkat kejahatannya. “Di Kapuk, kejahatan yang dominan yaitu ranmor,” jelas Rudi Reinwald.

Penulis: Jones/ Megawati.

Short URL: http://newsistana.com/?p=1088

Posted by on 8:24 am. Filed under Hukum Dan Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

2 Comments for “Rampas Tas, Pemuda Tewas Dikeroyok”

  1. Benarkah Kejahatan Yang Terjadi Di Kota Jakarta Karena Faktor Ekonomi atau “Hobby”?

  2. Apakah Keamanan dan Kenyamanan Sudah Semakin Sulit Didapatkan Di Kota Jakarta Yang Kita Banggakan Ini??

Comments are closed

Recently Commented

  • Red-Istana: Jayalah Wanita Indonesia Selamat Hari Kartini
  • Red-Istana: Selamatt Ttahun Baru 2013
  • Red-Istana: Tetap Semangat Bertugas Pak…(Lepi Sinaga)
  • Red-Istana: Selamat dan Sukses untuk Feri Sinurat
  • Red-Istana: Selamat Kembali Ke Nusantara
  • Red-Istana: Mohon Maaf Lahir Dan Batin
  • Red-Istana: Merdeka…Merdeka…Me rdeka…
  • Red-Istana: Selamat Kepada Bapak Bapak Yang Naik Pangkat
  • Red-Istana: Tertibkan Terus Pak Yang Melanggar Aturan,Yes!
  • Red-Istana: Mari Tetap Kita Jaga Jiwa dan Nilai Dasar Negara Kita